Jumat yang Berkah
Jumat yang Berkah
Oleh Maryuni Puji R
Hari
ini jumat, 26 Juni 2020. Bagi penulis merupakan hari yang penuh keberkahan.
Betapa tidak, kerana menu hari ini opor ayam. Ayam ternak sendiri. Bisa berbagi
dengan tetangga, bagi penulis itu merupakan sesuatu yang luar biasa.
Selepas
makan siang dengan opor ayam. Kusempatkan membuka grup WA. Jari dan mata
terhenti pada sebuah link yang dibagikan oleh salah satu anggota grup.
Hikmah Cerita
Ada
seorang yang tadinya pengusaha sukses. Kini sedang gulung tikar alis bangkrut.
Sehari-harinya hanya melamun dan selalu murung. Suatu ketika ada seseorang,
yang terpandang, kaya memberi bantuan
kepadanya. Sebuah jam merek Rolex diberikan padanya. Dan diberi pesan jangan
dijual sebelum kembali sukses.
Singkat
cerita si bangkrut kembali sukses. Ia teringat jam yang diberikan oleh
seseorang. Sebelum menjualnya, bertemu lagi dengan si kaya. Si kaya mengatakan
bahwa jam yang diberikan dulu adalah jam Rolek palsu. Betapa kagetnya dia,
ternyata yang selam ini disimpan adalah barang palsu.
Ternyata
hikmah dari cerita tersebut adalah ketenangan hati, kepercayaan diri, dan
pikiran yang positif. Tiga hal tersebut yang bisa membangkitkan semangat pada
seseorang.
Ketenangan Hati
Ketenangan
hati/jiwa adalah sebuah kondisi dimana kita bisa terhubung kepada salah satu
bagian dalam jiwa kita, yaitu jiwa yang
tenang. Dalam kondisi ini kita bisa membedakan mana yang harus dilakukan dan
mana yang harus kit atinggalkan. Bisa mengetahui mana yang kepentimngan diri /
ego man yang keinginan dam mana yang amarah. Ketenagan hati dapat kita dapatkan
melalui beberapa hal. Shalat, membaca Alquran, dhikir, tersenyum.
1. Shalat
Bagi
seorang muslim shalat adalah tiang agama. Ada shalat wajib ada shalat sunah.
Shalat wajib dilakukan sehari semalam lima waktu. Shalat sunah, ada rowatib,
dhuha, tahajud, hajat, dan lain-lain. Shalat tahajut baik dilakukan untuk
mendapatkan ketenangan hati. Shalat tahajut dilakukan pada malam hari pada dua
pertiga malam. Disaat sebagian besar orang sedang terlelap tidur.
2. Membaca
Al-Quran
Al-Quran
adalah kalam Allah yang di setiap hurufnya banyak mengandung kebaikan. Setiap
ayatnya banyak mendatangkan ketenangan. Lepas dari kita tahu atau tidak arti
dari yang kita baca.
3. Dhikir
Dhikir
adalah mengingat Allah. Mengingat akan Asma-Nya, mengingat akan kebesaaran dan
kekuasaan-Nya. Kalimat-kalimat dhikir diantaranya tahlil, tasbih, tarjik,
istigfar, tahmit, dan lain-lain.
4. Tersenyum
Tersenyum
adalah ibadah. Sedekah tidak perlu mahal-mahal. Karena tersenyum adalah
sedekah. Tentunya jika kita ikhlas.
Kepercayaan Diri
Percaya
diri adalah bagaimana seseorang mengakui kemampuann dirinya untuk melakukan
sesuatu. Orang yang memiliki rasa percaya yang tinggi biasanya memiliki penilaian
yang positif pada dirinya. Sedangkan kepercayaan diri adalah sejauhmana
seseorang memiliki keyakinan terhadap penilaiannya atas kemampuan dirinya dan
sejauh mana bisa merasakan adanya kepantasan untuk berhasil.
Berikut
beberapa cara untuk membangkitkan rasa percaya diri. Jangan takut mengambil
tantangan. Semakin sering mengaalami kegagalan berati banyak pengalmanan.
Jadikan kegagalan sebagai cambuk meraih kesuksesan. Ada pepatah kegagalan
adalah keberhasilan yang tertunda.
Berhenti
membandingkan. Setiap orang memilki kelebihan dan keurangan masing-masing. Tak baik
membanding-bandingkan. Yang diberikan Allah kepada kita itulah yang terbaik.
Berpakaian
yang nyaman salah satu pendukung rasa percaya diri. Tidak perlu yang mahal,
cukup pakaian bersih, pas di badan, pantas dan berpakaian sesuai dengan situasi
dan kondisi.
Orang
yang mau menambah wawasan dan pengetahuan akan mudah bergaul dengan banyak
orang. Karena denngan ilmunya dia bisa beradaptasi dalam pergaulannya. Maka
kemauan menambah wawasan dan pengetahuan sangat penting dalm usaha untuk
menambah percaya diri.
Hati
kecil tak pernah bohong. Maka ikutilah kata hati. Mengikuti kata hati akan
kebenaran akan menambah percaya diri pada seseorang.
Jangan
suudhon. Suudhon adalah berprasangka buruk pada orang lain. Ini berarti kita
memilki pikiran yang negatif. Pikiran akan mempengaruhi percaya diri kita. Baik
pikiran baik maupun pikiran yang buruk/negatif. Maka berpikirlah yang positif.
Selalu
bersyukur atas apa yang dianugerahkan kepada kita merupakan sesuatu yang wajib
kita lakukan. Bersyukur dalam bentuk ucapan maupun tindakan. Wujud syukur yang
terbaik adalah dengan tidak cepat putus asa. Berusaha dan berdoa kekuatan
meraih sesuatu.
Pikiran yang Positif
Berpikir
positif atau khusnudhon merupakan suatu cara yang menekankan pada hal yang
baik, baik terhadap diri sendiri maupun pada orang lain serta keadaan yang
dialami. Agar bisa berpikir positif kita
harus melihat sisi positif dari setiap masalah yang sedang dihadapi walau sangat
kecil. Bersyukur juga merupakan sikap yang positif. Yang harus kita pupuk di
dalam hati dan pikiran kita.
Semoga
ulasan di atas dapat menjadi inspirasi untuk penulis dan juga pada pembaca.
Serta menjadi sedekah untuk penulis dan yang mengininspirasi tulisan ini pada
hari Jumat yang berkah ini. Aamiin
luar biasa, semangat untuk terus menulis
BalasHapusSEMOGA
HapusSukses selalu bu
BalasHapusAAMIIN
Hapus